Halaman

Rabu, 21 September 2011

Jantung Buatan yang Terinspirasi dari Kecoa...




Lagi-lagi soal kecoa, makhluk yang dianggap jorok ini ternyata telah memberi inspirasi bagi segelintir bioengineers yang briliant di India. Hewan ini pada dasarnya merupakan berkah yang nyata bagi manusia. Selama ini, ia telah melewati semua jaman yang diketahui oleh manusia.

Kecoa menjadi kunci sukses bagi sekelompok ilmuwan di India yang sedang mengembangkan teknologi jantung buatan. Dengan menggunakan jantung kecoa sebagai model, sebuah prototype yang dihasilkan, mampu memberikan sebuah jantung buatan yang lebih murah dan lebih bisa diandalkan untuk dicangkok, dibandingkan dengan jantung buatan yang sekarang ada.

Kunci utama jantung buatan tersebut berkaitan dengan sistem pernafasan kecoa yang sangat unik. Kecoa memiliki 13 bilik pemompa darah, sedangkan manusia hanya memiliki 4 bilik saja.

Jika, sebuah bilik jantung manusia mengalami kegagalan (tidak mampu memompa), maka dia akan mendapatkan serangan jantung yang sangat fatal. Akan tetapi, dengan jantung yang memiliki 13 bilik ini, jantung akan tetap mampu memompa, meskipun 1 bilik telah mengalami kerusakan.

"Jantung kecoa yang memiliki 13 bilik, membuatnya mampu untuk tetap bertahan, meskipun salah satunya mengalami kegagalan. Tapi hal itu tidak bisa terjadi pada manusia. Model yang kami buat berbasis pada sistem kerja jantung kecoa, dimana kami membuat mekanisme tekanan menjadi lebih terperinci.

Jadi, meskipun salah satu bilik orang yang menggunakan jantung ini gagal, ia akan masih bisa hidup. Jantung buatan ini tidak menekan komponen lain (elemen pemompa), dan menggunakan tekanan yang rendah pada sel darah", ujar Professor Sujoy Guha pemimpin tim penelitian tersebut.

 


10 orang anggota tim penelitian di Indian Institute of Technology (ITT) yang berada di barat Bengal, menghabiskan hampir 3 tahun waktu mereka untuk mengembangkan jantung buatan ini dengan menggunakan bahan metal dan plastik. Saat ini jantung buatan tersebut diujicobakan ke katak, dan mereka mengujinya ke seekor kambing pada Mei lalu.

Jantung buatan ini merupakan terobosan baru, dan lebih maju dibandingkan dengan jantung buatan yang sekarang ada di pasaran, dimana pemompaan darah masih tergantung pada sebuah bilik.

"Ini adalah sebuah kemajuan, tetapi merupakan satu hal yang rumit. Akan membutuhkan 3 tahun lagi untuk memasarkan produk ini. Saat ini produk ini sedang diujicobakan ke binatang, memerlukan beberapa tahun untuk dicobakan ke manusia," ujar Professor Sujoy Guha.

Diperkirakan harga jantung buatan ini akan berkisar 100.000 rupee yang setara dengan $2000. Harga ini 30 kali lebih murah dari jantung buatan yang ada dipasaran saat ini. 
 
Power by apakabardunia.com


 


0 comments:

Reply To This Comment

Posting Komentar